Dalam industri makanan ringan dan gorengan, kadar minyak yang berlebihan sering menjadi masalah utama yang memengaruhi rasa, tampilan, hingga daya simpan produk. Gorengan yang terlalu berminyak cenderung cepat lembek, mudah tengik, dan kurang menarik di mata konsumen. Karena itu, menghadirkan produk dengan minyak berkurang drastis menjadi kebutuhan penting bagi pelaku usaha kuliner, baik skala UMKM maupun industri besar.
Mesin Spinner Minyak dan Air Terbaru – Rumah Mesin hadir sebagai solusi efektif untuk membantu proses penirisan minyak maupun air secara optimal. Mesin ini dirancang khusus menggunakan sistem putar cepat (centrifuge) sehingga mampu mengurangi kandungan minyak berlebih setelah penggorengan tanpa merusak bentuk dan tekstur makanan.
Solusi Tepat Agar Gorengan Lebih Kering Dan Awet

Mesin Spinner Minyak dan Air adalah alat praktis yang membantu menghasilkan gorengan yang lebih kering, renyah, dan segar lebih lama. Sistem centrifuge bekerja dengan memutar tabung stainless steel sehingga minyak terdorong keluar secara merata dari permukaan makanan.
Dengan proses ini, minyak berkurang drastis dalam waktu singkat. Hasilnya, produk seperti keripik singkong, keripik buah, bawang goreng, abon, tempe goreng, hingga berbagai snack lainnya menjadi lebih ringan saat dikonsumsi dan tidak meninggalkan rasa enek. Tampilan produk pun terlihat lebih bersih dan profesional.
Baca juga : Sistem Putaran Mesin Spinner
1. Bagian Dalam Mesin Spinner Minyak Dan Air
Bagian dalam mesin menggunakan material stainless steel anti karat yang aman untuk makanan dan mudah dibersihkan. Tabung berlubang dirancang untuk mempercepat proses pemisahan minyak dan air tanpa merusak struktur produk.
Rangka mesin dibuat dari besi siku atau stainless steel yang kokoh sehingga tetap stabil saat digunakan. Mesin digerakkan oleh elektro motor dengan konsumsi listrik efisien, membuatnya cocok digunakan untuk kebutuhan produksi harian.
2. Spesifikasi Peniris Minyak
Berikut spesifikasi model kapasitas 4 liter per proses:
-
Dimensi Mesin: 550 x 400 x 800 mm
-
Kapasitas Proses: 4 Liter/Proses
-
Daya Listrik: 70 Watt
-
Fitur: Pengendali Kecepatan Putaran & Tombol Power
-
Berat: 6 Kg
-
Material: Stainless Steel
-
Fungsi: Meniriskan minyak pada gorengan keripik
-
Harga: Rp. 850.000
Fitur pengatur kecepatan membantu proses penirisan lebih terkontrol sehingga minyak berkurang drastis tanpa merusak produk yang lebih rapuh.
3. Model Dan Spesifikasi Kapasitas 3–5 Kg / Proses
Tipe: SPRM5K
Dimensi Mesin: 550 mm x 400 mm x 600 mm
Energi: Listrik
Penggerak: Elektro Motor
Tegangan: 220 V (1 Phase)
Frekuensi: 50 Hz / 60 Hz
Daya: 1/4 HP
Kapasitas: 3 Kg – 5 Kg / Proses
Sistem: Centrifuge
Material Kontak Produk: Stainless Steel Anti Karat
Model ini cocok digunakan untuk meniriskan bawang goreng, abon, keripik, jamur, hingga ceriping agar cepat garing dan tidak menyimpan minyak berlebih.
4. Produk Lebih Sehat Dan Tahan Lama
Minyak yang tersisa pada gorengan menjadi penyebab utama produk cepat tengik dan berubah rasa. Dengan penggunaan spinner, kadar minyak dapat ditekan secara signifikan sehingga produk lebih awet dan stabil saat disimpan maupun dikirim.
Selain itu, produk dengan minyak berkurang drastis lebih aman untuk dikemas dalam jumlah besar. Baik dijual secara offline maupun online, makanan dengan kadar minyak rendah cenderung memiliki kualitas yang lebih konsisten selama distribusi.
Cocok untuk UMKM Hingga Industri Besar
Mesin Spinner Minyak dan Air tidak hanya diperuntukkan bagi pabrik besar, tetapi juga sangat ideal untuk pelaku UMKM. Desainnya praktis, hemat listrik, dan mudah dioperasikan tanpa keahlian khusus.
Selain meniriskan minyak gorengan, mesin ini juga bisa digunakan untuk meniriskan air setelah mencuci sayuran, buah, tepung sagu, tepung singkong, atau olahan ikan. Fungsi multifungsi ini menjadikannya investasi yang menguntungkan bagi pelaku usaha makanan.
Dengan minyak berkurang drastis, produk menjadi lebih sehat, lebih renyah, dan memiliki nilai jual lebih tinggi. Penggunaan Mesin Spinner Minyak dan Air adalah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas produksi sekaligus membangun citra bisnis kuliner yang profesional dan berkelanjutan.
Seorang pelajar SMKN 1 Saptosari, Novato dalam artikel


